03 December 2016

1 Yohanes - Minggu 15 Sabtu



Pembacaan Alkitab: Why. 13:12
Doa baca: Why. 13:12
Seluruh kuasa binatang yang pertama itu dijalankannya di depan matanya. Ia menyebabkan seluruh bumi dan semua penghuninya menyembah binatang pertama, yang luka parahnya telah sembuh.


Mengenai antikristus yang akan datang, guru-guru Alkitab mempunyai penafsiran yang berbeda-beda. Misalnya, dalam Alkitab referensinya, Dr. Scofield mengatakan bahwa antikristus adalah binatang kedua dalam Wahyu 13, binatang yang keluar dari dalam bumi: “‘banyak antikristus’ mendahului dan menyiapkan jalan bagi Antikristus, yang adalah ‘binatang yang keluar dari dalam bumi’ dalam Wahyu 13:11-17 dan ‘nabi palsu’ dalam Wahyu 16:13; 19:20; 20:10. Dia adalah kepala gerejawi yang terakhir, sebagaimana binatang dalam Wahyu 13:1-8 adalah kepala terakhir pemerintahan sipil. Untuk tujuan penganiayaan dia diizinkan menjalankan kekuasaan otokrasi dari kaisar binatang itu.” Berkebalikan dengan pengertian Scofield, guru-guru Alkitab yang lain mengatakan bahwa binatang pertama dalam Wahyu 13 adalah antikristus dan binatang yang kedua adalah nabi palsu. Tetapi Scofield mengatakan bahwa binatang yang kedua, nabi palsu, adalah antikristus. Ini berarti Dr. Scofield mengatakan bahwa nabi palsu adalah antikristus.

Alkitab The New Scofield Reference Bible dalam catatannya mencatat suatu penafsiran yang agak berbeda, “Banyak orang memperkenalkan ‘binatang yang keluar dari dalam bumi’ sebagai Antikristus ... Jika ‘binatang yang keluar dari dalam bumi’ (ayat 11-17) adalah Antikristus, dia sama dengan ‘nabi palsu’ dalam 16:13; 19:20; 20:10. Karena kata ‘antikristus’ tidak pernah digunakan secara langsung kepadanya, akan tetapi, beberapa orang menganggap istilah ‘antikristus’, yang didefinisikan dengan arti menentang Kristus, seperti digunakan untuk binatang yang pertama (ayat 1-10), yang adalah penguasa politik.” Karena itu, jelaslah bahwa guru-guru Alkitab mempunyai penafsiran-penafsiran yang berbeda tentang kepada siapa gelar “antikristus” harus digunakan.

Kita telah membahas masalah ini untuk menjelaskan bahwa tidak hanya ada satu antikristus. Saya tidak yakin ada guru Alkitab yang berani mengatakan bahwa hanya manusia durhaka yang akan datang, anak kebinasaan, yang adalah antikristus itu. Kita tidak boleh terlalu tegas sehingga mengajarkan bahwa hanya ada satu antikristus dan sebelum kedatangan orang ini tidak akan ada antikristus-antikristus yang lain. Tetapi karena ajaran-ajaran tradisional, banyak orang Kristen mempunyai konsepsi bahwa hanya ada satu orang yang akan menjadi antikristus itu.

Guru-guru Alkitab sering membicarakan tentang antikristus itu, memberi penekanan bahwa antikristus adalah satu nama diri yang hanya mengacu kepada satu orang. Akan tetapi menurut istilah yang dipakai oleh Yohanes dalam 2:18, 22; 4:3; dan 2 Yohanes 7, ini adalah satu gelar yang umum, satu gelar yang mengacu kepada satu macam orang. Ini bukanlah satu gelar yang unik, nama diri yang mengacu kepada satu orang yang khusus. Karena itu, gelar “antikristus” berbeda dengan gelar “Kristus”, karena hanya ada satu Kristus dan seseorang yang mengaku dirinya Kristus adalah seorang kristus palsu atau seorang antikristus. Tetapi kita tidak boleh memakai kata antikristus seolah-olah ia adalah satu nama diri.


Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Yohanes, Buku 1, Berita 30

02 December 2016

1 Yohanes - Minggu 15 Jumat



Pembacaan Alkitab: 1 Yoh. 4:2-3
Doa baca: 1 Yoh. 4:3
Dan setiap roh yang tidak mengaku Yesus, tidak berasal dari Allah. Roh itu adalah roh antikristus dan tentang dia telah kamu dengar bahwa ia akan datang dan sekarang ini ia sudah ada di dalam dunia.


Pada butir ini kita perlu membahas lebih lanjut arti kata “antikristus”. Dalam Matius 24:5 Tuhan Yesus mengatakan, “Sebab banyak orang akan datang dengan memakai nama-Ku dan berkata: Akulah Mesias, dan mereka akan menyesatkan banyak orang.” Ayat ini membicarakan tentang mesias palsu, seseorang yang menganggap dirinya Kristus, untuk menyesatkan kaum beriman.

Dalam 2:26 dan 3:7 Yohanes juga membicarakan tentang disesatkan. Dalam surat ini, disesatkan adalah disimpangkan dari realitas persona Kristus, dari realitas bahwa Yesus adalah Kristus, Anak Allah. Tetapi menurut Matius 24:5, seorang kristus palsu adalah, seorang yang menganggap dirinya Kristus untuk menyesatkan orang-orang.

Dalam 1 Yohanes 4:3 roh yang tidak mengaku Yesus adalah roh nabi palsu yang digerakkan oleh roh penyesat; roh ini tidak mengakui Yesus datang dalam daging. Inilah roh penyesat dari kaum Dosetis. Istilah Dosetis merupakan turunan dari istilah Yunani dokein, yang berarti “nampaknya”, “seolah-olah”. Pandangan bidah kaum Dosetis adalah Yesus Kristus bukanlah manusia sejati, melainkan nampaknya seperti manusia; bagi kaum Dosetis, Kristus hanyalah khayalan. Dosetisme bercampur dengan Gnostikisme, yang mengajarkan bahwa semua materi pada dasarnya adalah jahat. Jadi, kaum Dosetis mengajarkan, karena Kristus itu kudus, maka Dia tidak mungkin memiliki kecemaran tubuh daging manusia. Mereka mengatakan bahwa tubuh-Nya bukanlah darah dan daging yang sejati, melainkan hanyalah sesuatu yang semu, suatu khayalan sementara, sebab itu Dia tidak menderita, mati, dan bangkit. Dosetisme ini tidak hanya menggoyahkan inkarnasi Tuhan, tetapi juga penebusan-Nya dan kebangkitan-Nya. Dosetisme adalah suatu ciri khas dari kaum antikristus sesat yang pertama, yang disinggung Yohanes di sini dan dalam 2Yohanes 7. Roh dari kaum sesat semacam ini benar-benar bukan berasal dari Allah. Inilah Roh antikristus.

Dalam 2 Yohanes 7 Rasul Yohanes juga berbicara mengenai antikristus, “Sebab banyak penyesat telah muncul dan pergi ke seluruh dunia, yang tidak mengaku bahwa Yesus Kristus telah datang sebagai manusia. Itulah si penyesat dan antikristus.” Penyesat-penyesat ini adalah pendusta-pendusta, nabi-nabi palsu, yang menyangkal bahwa Yesus adalah Allah yang berinkarnasi dan dengan jalan ini menyangkal keilahian Kristus. Yohanes dengan jelas mengatakan bahwa penyesat-penyesat ini adalah antikristus-antikristus.

Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Yohanes, Buku 1, Berita 30

01 December 2016

1 Yohanes - Minggu 15 Kamis



Pembacaan Alkitab: 1 Yoh. 4:1
Doa baca: 1 Yoh. 4:1
Saudara-saudaraku yang terkasih, janganlah percaya kepada setiap roh, tetapi ujilah roh-roh itu, apakah mereka berasal dari Allah; sebab banyak nabi-nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia.


Dalam berita ini kita sampai pada 1Yohanes 4:1-6. Ayat-ayat ini berdiri sebagai satu bagian khusus. Kelihatannya bagian ini tidak ada kaitannya dengan bagian yang di depannya atau bagian berikutnya. Seperti yang telah kita lihat, bagian sebelumnya berkaitan dengan mengasihi saudara. Bagian berikutnya kembali kepada masalah mengasihi saudara. Karena itu, 1 Yohanes 4:1-6 berdiri di antara dua bagian yang berkaitan dengan mengasihi saudara. Saya percaya 1 Yohanes 4:1-6 disisipkan sedikitnya karena dua alasan. Alasan yang pertama berhubungan dengan perlunya kita membedakan roh-roh. Dalam 3:24 Yohanes membicarakan tentang “Roh yang telah Ia karuniakan kepada kita”. Karena Roh disebutkan di sini, Yohanes melanjutkan dengan masalah membedakan, membuktikan, menguji roh-roh. Ada lebih dari satu macam roh di dalam alam semesta. Sebab itu, kita perlu peringatan Yohanes untuk menguji roh-roh.

Satu Yohanes 4:1-6 adalah kata-kata dalam tanda kurung dan merupakan suatu peringatan kepada kaum beriman agar mereka membedakan berbagai roh (karena Roh itu yang dengan-Nya kita mengetahui bahwa Tuhan tinggal di dalam kita, disebutkan dalam ayat sebelumnya, 3:24), supaya mereka dapat mengenal nabi-nabi palsu. Peringatan yang sama diberikan dalam 1 Yohanes 2:18-23. Ungkapan “setiap roh” dan “roh-roh itu” dalam 1 Yohanes 4:1 mengacu kepada roh nabi-nabi (1 Kor. 14:32) yang digerakkan oleh Roh kebenaran, dan roh nabi-nabi palsu, yang digerakkan oleh roh penyesat. Jadi, perlu pembedaan roh-roh dengan mengujinya, untuk memastikan apakah roh-roh itu berasal dari Allah. Menguji roh-roh adalah membedakan roh-roh (1 Kor. 12:10) dengan mengujinya.

Saya percaya bahwa alasan kedua Yohanes menyisipkan 1 Yohanes 4:1-6 adalah untuk memperingatkan kaum beriman bahwa meskipun kita perlu mengasihi saudara-saudara, kita tidak boleh menerima nabi-nabi palsu dan antikristus-antikristus. Kita harus mengasihi semua manusia, termasuk musuh-musuh kita. Akan tetapi, kita tidak dapat menerima seorang nabi palsu atau seorang antikristus.

Yohanes menyadari, ketika membicarakan tentang mengasihi saudara, dia perlu mengatakan sepatah kata mengenai nabi-nabi palsu dan antikristus-antikristus. Kita harus menguji roh-roh dan menjauhkan diri dari nabi-nabi palsu. Walaupun kita perlu mengasihi saudara dan bahkan semua manusia, kita tidak boleh menerima seorang nabi palsu atau seorang antikristus.

Dalam 1 Yohanes 4:1 Yohanes mengatakan kepada kita bahwa “banyak nabi palsu yang telah muncul dan pergi ke seluruh dunia”. Dalam Matius 24:24 nabi-nabi palsu berbeda dengan kristus-kristus palsu. Tetapi di sini, nabi-nabi palsu adalah antikristus-antikristus (ayat 3), yang mengajarkan bidah mengenai persona Kristus (2:18, 22-23). “Dunia” dalam 1 Yohanes 4:1 tidak mengacu kepada alam semesta atau bumi; melainkan mengacu kepada orang-orang, masyarakat manusia di bumi, yang adalah komponen-komponen dari sistem dunia setani.


Sumber: Pelajaran-Hayat 1 Yohanes, Buku 1, Berita 30